Menambah Kapasitas Swap di Ubuntu 20.04 yang Terenkripsi Bawaan LVM

Posted by Rinaldi Pratama Putra on October 12, 2020

Pada kesempatan kali ini saya akan berbagi bagaimana cara untuk menambah kapasitas swap pada Ubuntu Linux versi 20.04 Focal Fossa, khususnya bagi kamu yang partisinya terenkripsi dengan bawaan LVM. Sebelumnya mari kita ketahui apa itu swap dan apa fungsinya?

Swap Pada Linux

Jadi, setiap sistem operasi (Operating System) itu memiliki dedicated RAM (RAM yang bekerja mandiri dalam satu partisi tanpa berbagi sumber ke perangkat lain) dengan jumlah yang telah tersedia dan dapat membuat berbagai proses pada setiap program atau aplikasi. Terkadang, jumlah dari RAM ini terbatas (tergantung dari seberapa besar RAM tersebut) yang menyebabkan tidak mampunya RAM tersebut dalam menghandle data yang tersedia di situ. Bagaimanapun juga, seharusnya ada backup yang mendukung RAM tersebut sehingga tidak kehabisan memory.

Nah, swap inilah yang akan membantu RAM tersebut jika memory tersebut mau habis. Masalah ini saya dapatkan ketika membuka banyak aplikasi seperti banyak tab di Google Chrome, GIMP dan VS Code. Di karenakan saya install ulang ubuntu 20.04 ini dengan pilih metode "Encrypt the new Ubuntu installation for security", otomatis partisi yang dipilih menjadi default LVM. Dan kapasitas default partisi untuk swap yang digunakan karena menggunakan LVM tadi cuman 1 GB, tentunya tidak cukup untuk menghandle berbagai aplikasi yang saya buka.

Solusi

Berbagai sumber saya cari dan solusi terbaiknya adalah menambah kapasitas swap tersebut dengan membuat file swap baru yang berukuran sesuai dengan RAM kita masing-masing. Jangan khawatir file swap tersebut tetap akan terenkripsi karena berada di partisi yang telah dibuat sewaktu install ubuntu. Baiklah, berikut cara menambahkannya:

1. Cek Swap yang sedang digunakan

Silahkan ketik kode berikut di terminal dan masukkan password sesuai yang kamu buat waktu install ubuntu.

sudo swapon -s

Jika berhasil, maka akan seharusnya tampil seperti ini.

/dev/dm-2                                  partition    999420    0    -3

 2. Buat file Swap

Untuk membuat file swapnya, ketik kode berikut di terminal.

sudo dd if=/dev/zero of=/swapfile bs=1024 count=4096k

Keterangan:

  • dd : untuk menkonversi dan mengcopy file.
  • of=/swapfile : memerintahkan perintah dd untuk membuat file swap baru di /swapfile. Kamu bisa membuatnya dimanapun yang kamu mau, tapi saya disini buatnya tetap di /swapfile. Kita juga bisa menambahkan file swap lagi, jika dirasa kurang atau sudah upgrade RAM. Untuk linux kernels terbaru, kecepatan tidak ada perubahan tetap sama dengan swap yang ada di partisi.
  • bs : block size parameter, maksudnya ukuran untuk membuat file swap tersebut bs yang digunakan di sini 'bytes'. Jadi, terhitung 1024k atau 1 juta blocks dari setiap 1 KB adalah 1 GB.
  • count : ukuran swap file yang kita inginkan (disarankan sesuai dengan ukuran RAM), jika 2GB = 2048k, 3GB = 3072k, 6GB = 6144k dan seterusnya dikalikan 1024.

3. Format file Swap

Kemudian, format file swap yang telah dibuat tadi.

sudo mkswap /swapfile

Perintah ini akan memberikan output kira-kira seperti ini.

Setting up swapspace version 1, size = 1048576 KiB

no label, UUID=83352590-ef57-49f5-84c4-7fb847e4e4e0

4. Aktifkan file Swap

Kita sudah berhasil membuat file swap baru, sekarang tinggal mengaktifkannya dengan perintah.

sudo swapon /swapfile

Jika berhasil dan tidak ada error, cek swap yang telah dibuat tadi dengan perintah sudo swapon -s, seharusnya sekarang ada 2 swap baru (1 partisi dan 1 file).

5. Ganti permission file Swap untuk keamanan

Setelah berhasil membuat file swap di atas, mungkin kita akan diminta untuk mengubah permissions file swap tersebut dan saya juga merekomendasikannya. Silahkan ketikkan perintah berikut secara satu-persatu ya.

sudo chown root:root /swapfile
sudo chmod 0600 /swapfile

6. Edit file di /etc/fstab untuk membuat file swap menjadi permanen

Ketikan kode berikut.

sudo gedit /etc/fstab

Kemudian tambahkan baris kode berikut ke dalam file yang telah dibuka tadi pada baris terakhir.

/swapfile       none    swap    sw      0       0

Sehingga menjadi seperti ini.

/dev/mapper/vgubuntu-swap_1 none            swap    sw              0       0
/swapfile       none    swap    sw      0       0

Sampai di sini kita sudah berhasil membuat file swap baru dan menambah kapasitas swap pada partisi. Untuk menghapus file swap tersebut, bisa dengan perintah sudo swapoff /swapfile.

Sekian, semoga dapat membantu.

blog comments powered by Disqus